Kenapa Arch Linux? Karena saya nyaman menggunakan Arch, dan hanya dengan package managernya kita udah dapet kernel dan software-software terbaru dan up-to-date.
Pertama kita pastikan bahwa sistem kita sudah up to date.
1pacman -Syu
Jika sudah, kita mulai install apa yang kita butuhkan.
1pacman -S php apache php-mcrypt phpmyadmin mysql
masuk pada folder /etc/webapps/phpmyadmin, kemudian copy konfigurasi
phpmyadmin ke /etc/httpd/conf/extra
1cp /etc/webapps/phpmyadmin/apache.example.conf /etc/httpd/conf/extra/httpd-phpmyadmin.conf
Kita include-kan konfigurasi tersebut pada httpd.conf utama di folder /etc/httpd/conf
1# Konfigurasi phpmyadmin
2Include conf/extra/httpd-phpmyadmin.conf

Kemudian cek localhost dan phpmyadmin pada browser.
Jika ada pesan forbidden pada phpmyadmin, kita tambahkan konfigurasi
DirectoryIndex index.html index.php pada
/etc/httpd/conf/extra/httpd-phpmyadmin.conf lalu restart http server.

Jika PhpMyAdmin sudah dapat diakses, tetapi masih ada pesan error
“The mysqli extension is missing.” atau “The mcrypt extension is missing”;
Kita perlu me-enable ekstensi tersebut pada php.ini dengan menghilangkan
tanda titik koma (;) di depan ekstensi yang dibutuhkan.

1extension=mcrypt.so
2extension=mysqli.so
3extension=mysql.so
kemudian kita coba restart http server lagi.
Untuk informasi, pada Arch Linux, secara default httpd berjalan dengan user
http dan group http. Agar lebih nyaman dan tidak terdapat pesan error
pada CMS2 tertentu, kita perlu merubah permission dan owner pada folder
/srv/http (tempat folder public_html)
1chown -R http:http /srv/http
maka selesai sudah proses installasi Apache, PHP, MySQL, dan PhpMyAdmin.
Nah sementara basicnya sampe disini dulu.








